
Dalam beberapa tahun terakhir, kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat telah meningkat di kalangan masyarakat Indonesia. Banyak orang mulai memperhatikan kesehatan fisik dan mental mereka setelah pandemi COVID-19.
Sekarang ini, gaya hidup sehat adalah tentang keseimbangan hidup secara keseluruhan, bukan hanya rutinitas olahraga atau diet. Aktivitas seperti meditasi, tidur teratur, dan mengonsumsi makanan alami telah menjadi bagian dari rutinitas banyak orang. Utamanya generasi muda yang tinggal di kota-kota besar.
Data dari berbagai platform kebugaran menunjukkan lonjakan pengguna aplikasi kesehatan hingga 40% sepanjang tahun 2025. “Orang kini lebih memilih berjalan kaki, bersepeda, atau mengikuti kelas yoga online dibanding nongkrong hingga larut malam,” ujar Rina Pramesti, seorang pakar nutrisi dan gaya hidup.
Selain itu, diet berbasis tanaman dan memasak makanan sendiri di rumah semakin populer. Untuk memenuhi permintaan konsumen yang semakin sadar akan nutrisi, restoran dan kafe di kota-kota besar pun mulai menawarkan menu yang rendah kalori dan bebas gula.
Kesehatan mental dan fisik mendapat perhatian yang lebih besar. Kebiasaan baru untuk mempertahankan keseimbangan emosi di tengah tekanan hidup modern termasuk melakukan aktivitas detox digital, meditasi, dan menulis jurnal.
Dengan meningkatnya literasi kesehatan dan kemudahan akses informasi, gaya hidup sehat kini bukan lagi sekadar tren sementara, melainkan bagian dari gaya hidup baru masyarakat Indonesia yang lebih sadar, produktif, dan berkelanjutan.